21 May 2010

Cinta vs Moment Sesaat

Pada saat bertemu lawan jenis kemudian ada saling ketertarikan, maka kita akan berpendapat bahwa itu adalah tanda-tanda cinta, padahal bisa saja itu adalah moment sesaat, dimana pada saat rasa itu datang memang sepertinya kita sudah menemukan apa yang dinamakan cinta. Itu semua karena moment sesaat memang penuh pesona, penuh semerbak bunga hingga mampu memabukkan orang yang tengah merasakannya. Namun Tak jarang kita dibikin repot oleh perasaan-perasaan yang sebenarnya hanya merupakan moment-moment sesaat saja itu, kerepotan itu disebabkan kita sendiri belum atau tidak tahu, apakah ini benar-benar asli cinta (dalam arti langgeng) atau hanya moment sesaat saja. Makin repot lagi karena setiap orang tidak mengetahui dengan pasti batasan-batasan waktu moment sesaat tersebut. Ada yang dua bulan, tiga bulan atau bahkan setahun!

Moment sesaat di awal perjumpaan memang lebih menonjol daripada rasa cinta, karena yang disenangi cuma serpihan diri saja tidak keseluruhan seperti menyenangi senyumnya saja, wajah cantik/tampan, mobilnya saja atau uangnya saja. Dan setelah serpihan-serpihan diri itu mulai membosankan, habis atau rusak maka pesona-pesonanya pun akan hilang. Lain halnya dengan cinta yang lebih universal yang tidak hanya menyenangi serpihan-serpihan diri saja, tetapi siap menerima bagian yang kurang atau kelemahan dari pasanganya, sehingga dapat bertahan lama.
Namun ada pula yang awalnya cuma moment sesaat kemudian meningkat jadi cinta, biasanya orang yang mengalami hal ini sedang berada dalam proses pendewasaan.

04 May 2010

Moto GP vs Formula 1

Dua olahraga otomotif ini memang banyak penggemarnya di seluruh dunia, dua olahraga ini juga banyak melahirkan maestro-maestro balap yang melegenda. Bahkan saat ini ada dua nama tenar yang tengah merajai arena balapan yakni Valentino Rossi di arena Moto GP dan Michael Schumacher di arena Formula 1, lantas manakah yang lebih menarik dan populer dari kedua olahraga balap ini? moto gp atau f1? Balap motor atau balap mobil? Mungkin untuk kancah dunia F1 sedikit unggul, tapi di Indonesia sepertinya Moto gp lah yang lebih unggul popularitasnya, sebab orang-orang Indonesia lagi pada demen kredit motor hahaha...Ga nyambung ya...

20 April 2010

Politikus vs Artis

Mmm..Satu persatu sosok artis mulai menembus ranah politik, yang paling fenomenal adalah keberhasilan Dede Yusuf yang berhasil menduduki kursi wakil gubernur Jawa Barat dan Rano Karno yang berhasil menjadi wakil bupati Tangerang. Seolah terpicu oleh kedua artis tersebut, maka berbondong-bondonglah para artis baik yang dicalonkan atau pun mencalonkan diri menjadi pejabat baik di eksekutif maupun di legislatif, walau banyak yang gagal namun tak sedikit yang berhasil.
Di awal tahun 2010 ini sepakterjang para artis seperti tak berhenti menginvasi ranah politik, Vena Melinda, Emilia Contessa, bahkan dua nama artis kontroversi yakni Julia Perez dan Maria Eva juga siap terjun di Pilkada dalam memperebutkan kursi wakil bupati. Seperti diketahui Julia Perez dijagokan oleh 8 partai untuk maju menjadi calon wakil bupati Pacitan, Jawa Timur dan Maria Eva dijagokan menjadi calon wakil bupati Sidoarjo.

Ada apa dengan politikus? Hingga mereka lebih suka mendompleng kepopuleran seorang artis, mereka daripada mencetak politikus handal, jelas disini terlihat kepentingan golongan lebih diutamakan daripada untuk kepentingan rakyat. Memang tidak semua artis tidak paham akan politik dan leadership, ada juga sih beberapa orang yang memang telah siap terjun ke dunia politik, namun jika terlalu banyak artis yang menduduki jabatan-jabatan strategis dalam birokrasi tanpa kredibilitas dan background yang kuat dalam politik inilah yang sangat mengkhawatirkan. Kemana para politikus?Segitu terbataskah kemampuan para politikus hingga porsinya rela dikuasai para artis..? Mm..Sepertinya negeri ini akan menjadi republik entertainment...Hidup artis!! Hahaha...

13 April 2010

Piala Dunia 1986, Argentina vs Inggris

Meski bukan pertandingan final, namun pertarungan antara Argentina vs Inggris pada perempat final piala dunia 1986 adalah salah satu partai terpanas sepanjang sejarah sepakbola di piala dunia. Maklum, beberapa tahun sebelum piala dunia Inggris dan Argentina sempat berperang memperebutkan pulau Malvinas yang akhirnya dimenangkan Inggris. Namun di arena sepakbola piala dunia 1986 itu Argentina lah yang berhasil mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang dramatis dan kontrovesial serta menyakitkan bagi Inggris. Bagaimana tidak! Gol pertama Argentina yang dicetak oleh Maradona jelas-jelas dilakukan dengan tangan, namun wasit tidak melihatnya, gol itu sampai sekarang dikenal dengan nama "gol tangan tuhan". Empat menit setelah gol tangan tuhan, Maradona sedikit bisa menutupi kecuranganya dengan menciptakan gol keduanya yang spektakuler melewati lima pemain belakang Inggris sekaligus memperdaya kiper Inggris Peter Shilton.

Translate To :

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified